PAULINA Vega Dieppa, 22, yang berkunjung ke Indonesia menyempatkan diri hadir dalam acara membatik bersama Miss Universe 2014 dan Puteri Indonesia 2015. Dalam kesempatan itu dia sempat belajar menorehkan malam (lilin untuk membatik) di selembar kain, meneruskan pola yang sudah jadi. Menurutnya, membuat batik itu sulit. “Sungguh ini susah sekali,” serunya di tengah keriuhan yang terjadi di Pendopo, Alam Sutera, Tangerang Selatan, Sabtu (22/1).

membatik bersama Miss Universe 2014 -3

Pengalaman membatik bagi gadis asal Barranquilla, Kolombia, itu merupakan pengalaman baru. Dia merasakan bahwa seni pada kain itu membutuhkan ketekunan dan ketelatenan agar menghasilkan pola yang indah. “Saya tak menyangka bahwa baju yang saya kenakan ini melalui proses yang panjang dan rumit,” tutur wanita kelahiran 15 Januari 1993 yang pada saat hadir mengenakan batik.

Berdasarkan pengalaman itu, Paulina merasa bangga bisa mengenakan batik asli Indonesia sekaligus mengungkapkan pujian. “Budaya kalian bagus sekali dan sangat kuat. Kalian harus bersyukur mempunyai banyak orang bertalenta yang bisa membuat benda-benda melalui kerajinan tangan,” kata dia.

Kunjungannya ke Indonesia kali ini merupakan perjalanan internasional pertamanya setelah ia dinobatkan menjadi Miss Universe pada 25 Januari 2015 di Florida International University, Amerika Serikat.

Sebelum berkunjung ke Indonesia, dirinya sempat diberi tahu oleh Miss Universe 2013, Gabriela Isler, yang mengatakan bahwa perjalanan ke Indonesia merupakan perjalanan terbaiknya selama menjadi Miss Universe. “Saya merasa sepakat dengan Gabriela karena saya telah membuktikannya sendiri,” lanjutnya.

membatik bersama Miss Universe 2014 -4

Senyum lebar wanita asal Kolombia ini memang tak pernah berhenti, ia mengaku merasa seperti di rumah sendiri ketika berada di Indonesia. “Saya merasa nyaman berada di sini. Seakan berada di rumah sendiri. Orang Indonesia begitu hangat dan ramah. Sungguh kalian begitu menakjubkan dan spektakuler,” lanjutnya.

Selain jatuh hati pada batik, Paulina menyukai makanan khas tradisional Indonesia, tempe. “Sewaktu hari pertama saya diajak kuliner, saya langsung suka sekali makan tempe. Rasanya sungguh nikmat,” cerita Paulina.

Lebih lanjut Paulina berharap dirinya bisa mengunjungi Indonesia lagi di lain waktu. “Kalau sudah tidak jadi Miss Universe, saya ingin liburan ke Indonesia. Sangat menyenangkan. Di sini udaranya juga hangat, berbeda dengan New York, dan saya suka udara seperti ini,” kata Paulina.

Pengalaman paling mahal
Menjadi Miss Universe bagi Paulina merupakan pengalaman yang paling berharga sekaligus mahal. Banyak hal yang tidak bisa didapatkan karena tidak bisa dibeli dengan uang. “Pengalaman paling berharga ketika saya bisa banyak mendengar cerita orang dari berbagai budaya. Hal ini merupakan pengalaman paling mahal,” lanjutnya.

Sejak dulu ia memang ingin menjadi Miss Universe demi membuka wawasan dan berkontribusi untuk kegiatan sosial yang lebih luas. Menurutnya, kehidupan seseorang akan sia-sia jika tidak menikmatinya serta tidak berbagi. “Saya baru merasa cantik ketika saya memikirkan nasib orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri, itu resep saya,” tutupnya.

 

Sumber berita: mediaindonesia.com
Sumber foto: foto.metrotvnews.com